Islam dan Ilmu pengetahuan part 1
Teman-teman youngsterfillah ,
Bila kita memperhatikan penelitian para ilmuwan akhir-akhir ini, baik mengenai alam semesta (makrokosmos), mikrokosmos, bahkan ilmu-ilmu sosial, menunjukkan bahwa hasil penelitian tersebut sejalan dengan isi Al-Quran yg diturunkan Allah SWT sekitar 14 abad lalu.
Sebagai contoh,
1. Langit memiliki peranan yg begitu krusial dalam melindungi bumi, ia melindungi bumi dari sinar mematikan matahari, jika ia tidak ada, maka radiasi matahari tsb akan membunuh seluruh kehidupan di bumi. Ia juga berperan sebagai selimut yg membalut bumi untuk melindunginya dari suhu ruang angkasa yg sangat dingin.
Temperatur di atas langit ini menurut ilmuan adalah kurang lebih -270°C. Jika temperatur tsb mencapai bumi, maka bumi ini secara langsung akan membeku. Langit juga melindungi kehidupan di bumi, dengan menghangatkan permukaannya, melalui heat retention/penyimpanan panas(greenhouse effect), dan mengurangi temperatur yg ekstrem pada siang dan malam hari. Selain itu juga ia berfungsi sebagai pelindung dari benda-benda/meteor yg mengancam bumi. Ini adalah beberapa dari fungsi perlindungan langit. Dan Allah dalam firmanNya menyuruh manusia untuk mengenali langit:
"Dan Kami menjadikan langit sebagai atap yg terpelihara, namun mereka tetap berpaling dari tanda-tanda kebesaran Allah itu."
(Q.S 21: 32)
Al-Quran menyatakan bahwa perlindungan yg diberikan langit adalah sebagai tanda/ayat-Nya, hal ini, telah ditemukan oleh penelitian saintis, yg baru muncul di abad ke 20.
2. Al-Quran menyebuntukan salah satu dari karakteristik gunung-gunung, yakni mengindikasikan bahwa ia memiliki akar yg dalam, dengan menggunakan kata pasak/paku untuk mendeskripsikannya.
Dan memang faktanya gunung-gunung memiliki akar yg mendalam! Dan kata pasak/paku sangat akurat untuk menganalogikannya. Dari buku yg berjudul 'Earth', karya seorang ilmuwan geofisika bernama Frank Press, menjelaskan bahwa gunung-gunung adalah seperti stakes/pasak/paku dan itu terkubur sangat dalam di bawah permukaan bumi.
Sebagai contoh, gunung Everest yg memiliki ketinggian kurang lebih 9 KM, memiliki akar yg menancap ke dalam permukaan bumi lebih dari 125 KM. Fakta bahwasanya gunung-gunung memiliki pasak seperti akar tidak diketahui, kecuali setelah adanya pengembangan teori lempeng tektonik di permulaan abad ke-20.
Hal ini sejalan dengan firmanNya:
"Bukankah Kami telah menjadikan bumi sebagai hamparan, dan gunung-gunung sebagai pasak?"
(Q.S 78: 6-7)
3. Di waktu ketika ilmu tentang astronomi masih sangat primitif, disebutkan dalam firmanNya tentang pengembangan alam semesta. Dan ternyata Fakta bahwa alam semesta ini mengembang, ditemukan pada akhir abad ini.
Seorang fisikawan yg terkenal di dunia, yg telah meninggal beberapa waktu lalu, Stephen Hawking; di dalam buku karyanya yg berjudul "A Brief History of Time", mengatakan bahwa penemuan tentang fakta pengembangan alam semesta, adalah salah satu revolusi intelektual yg begitu hebat/besar di abad ke-20.
Sedangkan Al-Quran menyebuntukan tentang hal ini, bahkan jauh sebelum adanya penemuan teleskop.
"Dan langit Kami bangun dengan kekuasaan Kami, dan Kami benar-benar meluaskannya."
(Q.S 51: 47)
#onedayonepost
#ODOP_6

Komentar
Posting Komentar
Terimakasih sudah berkunjung diblog saya..
Saran dan kritik yang membangun dikolom komentar sangat bermanfaat bagi proses belajar saya...
Berdiskusi bisa dikolom komentar...