Belajar dari alam, Refreshing bermanfaat
Bagi para pelajar, sekolah menjadi rutinitas mereka sehari-hari dalam 1 minggu, pastilah ada rasa bosan didalam rutinitas tersebut. Alamiahnya hukum didunia silih berganti antara suka, duka dan netral. Makannya didalam kalender sekolah tidak full belajar pasti setelah uas ada liburan dalam rangka mengistirahatkan para Siswa/i dari rutinitas sehari-hari disekolah.
Kawanku seiman, Allah berfirman disurat
Ali-imran ayat 190-191
“190. Sesungguhnya dalam
penciptaan langit dan bumi, dan silih bergantinya malam dan siang terdapat
tanda-tanda bagi orang-orang yang berakal”
“191. (yaitu) orang-orang
yang mengingat Allah sambil berdiri atau duduk atau dalam keadan berbaring dan
mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata): "Ya
Tuhan kami, tiadalah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia, Maha Suci Engkau,
maka peliharalah kami dari siksa neraka.”
Ayat tersebut mengajarkan
kita untuk belajar dimana saja kapan saja, apalagi dalam rangka mengetahui
kebesaran Allah, pohon yang rindang nan hijau memberikan oksigen terhadap
manusia, hewan yang yang bisa menjadi pangan bagi manusia dan menyeimbangkan
ekosistem pun untuk manusia. Sangatlah banyak yang bisa kita ambil di Alam luas
ini. Langit saja itu sudah ada ilmu dalamnya yang disebut Astronomi, bumi ilmu
Geografi dan lain sebagainya. Satu ilmu
saja sudah ada mata kuliahnya, dari situ kita bisa tau begitu luasnya ilmu
Allah didunia, dan sedikit sekali yang manusia ketahui, Masyaallah.
Dalam keadaan berdiri,
duduk, dan bahkan berbaring sekalipun belajar ilmu Allah SWT bisa,
karena semua yang ada dimuka bumi ini adalah ciptaan Allah SWT.
Dengan Akal (ulul albab) sebagai alat memahami semua sunatullah yang ada di
muka bumi. Menjadikan kita manusia yang memiliki iman dan ketaqwaan lebih
kepada yang Maha Kuasa. Kebiasaan ini pun sering dilakukan oleh Nabi dan rasul,
contohnya saja nabi Ibrahim dalam memikirkan Tuhan. Dan juga nabi Muhammad yang
merenung di Gua Hira dalam memikirkan realitas masyarakat Arab. Sebagai remaja
muslim sudah salayaknya kita menjadi remaja yang senantiasa memikirkan kekuasaan
Allah SWT supaya kelak kita menjadi generasi berkualitas dan akan terjauhi dari rasa bosan menjalani rutinitas sekolah.

Tulisannya bagus. Semoga blognya dicustom lebh menarik agar memudahkan pembaca meninggalkan jejak
BalasHapusterimakasih masukannya teh, sudah terealisasikan bisa di cek ya barangkali masih susah meninggalkan jejak..hehe
Hapuskalo kata bapak saya almarhum, sekolah itu tempat belajar berpikir, sementara dunia luar sekolah itu tempat belajar kehidupan sesungguhnya
BalasHapusnice posting mas!
semoga almarhum diterima di sisi-Nya, dan kita senantiasa menjadi orang yang belajar terutama didalam kehidupan sesungguhnya...
Hapus