The Real Hero
Kejahatan dan kebenaran selalu bertolak belakang, didalam diri manusia ada potensi memiliki keduanya namun ada kecenderungan kejahatan kah atau kebenaran kah, ada istilah “kebenaran selalu akan menang melawan kejahatan” bagi generasi milenial yang suka nonton boboiboy pasti tau papa zola ya, itu jargon yang selalu dikeluarkan sama papa zola ya..hhe
Ngomongin tentang pahlawan, dibioskop sekarang lagi booming boomingnya film pahlawan ya. Yang terbaru ada film Blackpanther yang nantinya bakal muncul di Avenger infinity war. Wah ini film yang sangat ditunggu tunggu generasi milenial ya.
Dizaman now, pahlawan udah beraneka ragam ya, ada yang punya badan besar kaya Hulk, ada yang punya kekuatan super kaya Superman, dan banyak lagi. Prinsipnya pahlawan super itu membela kebenaran dan membasmi kejahatan ya.
Tapi sahabat milenial tau ga, ada pahlawan tidak memiliki kekuatan super tapi real membela kebenaran dan membasmi kejahatan.
Ada yang bisa menebak?
Hayo siapa?
Ketebak tidak?
Ya, daripada nebak nebak nanti baper, eh itu mah nembak ya..jhahaha
Beliau adalah manusia...........
Jika generasi milenial tau dan membaca sejarahnya, berabad-abad yang lalu manusia belum seperti sekarang, yang memiliki hak dan kewajiban sebagai manusia, zaman old manusia seperti hukum rimba yang kuat akan menindas yang lemah.
Wanita tidak dihargai, yang lemah di intimidasi, yang kuat sewenang-wenang. Semuanya ga seimbang deeh, kejahatan dimana-mana dan kalo dibiarkan manusia bisa bisa hilang subtansinya malah persis seperti hewan liar yang tak punya akal dan perasaan.
Disaat semuanya tak ada harapan, diutuslah Seorang Manusia untuk menyampaikan kebenaran, tanpa kekuatan super dan tubuh yang besar tapi diberi petunjuk dari Tuhan lewat Wahyu.
Selama 23 Tahun Seseorang ini menyampaikan kebenaran dengan potensi yang beliau miliki, beliau menyampaikan nilai-nilai moral universal yang hingga saat ini kita praktekan.
Seperti yang beliau tekankan, semangat mencari ilmu dan selalu berbuat baik terhadap semua manusia. Mempertahankan kebenaran dengan ilmu bukan hanya menduga-duga saja.
Tanpa beliau mungkin sekarang kita gabisa kaya sekarang, jika anda sebagai pembaca wanita, mungkin tidak bisa membaca artikel ini karena sudah lama mati dikubur oleh orang tua kalian. Lalu tidak akan ada film Blackpanther, karena ilmu pengetahuan di kesampingkan, yang penting perut kenyang hati senang mirip kaya kucing makan pindang.
Jadi ya generasi milenial yang tau Blackpanther, Captain Amerika, Spider-Man, dan superhero yang selainnya, ingat itu hanya fiktif yang sebenarnya tidak ada didunia nyata. Coba untuk kembali kedunia nyata, banyak pahlawan-pahlawan yang membuat kita hari ini geneerasi milenial dapat hidup dengan aman dan tentram karena nilai-nilai kebenaran yang disebarluaskan dengan pengorbanan jiwa dan raga.
Seorang manusia ini, sepertinya pembaca sudah mengetahui namanya, ane kasih nama “seorang manusia” agar sahabat milenial sadar Beliau seorang manusia dan mampu melakukan yang dilakukan Superhero (membasmi kejahatan dan membela kebenaran)
Tanpa kekuatan super, tapi memaksimalkan potensi yang ada pada dirinya sebagai manusia.
Anda Manusia kan? Sama kaya beliau, tinggal pilihannya anda mau jadi superhero atau penjahat?

Wiiii mantaaaap, sangat memotivasi saya selaku "Manusia Biasa", wkwk. Jadi makin sadar dan PD nih, kalau udah punya potensi alamiah dasar, tinggal going to be "MAN PEKA" alias Manusia Biasa Penuh Karya (Wujud The Real Hero) hihihi. Terima kasih motivasinyaa.
BalasHapus