Tuhan menyeimbangkan, manusia: merusak atau melestarikan?



Assalamualaikum salam youngsterfillah bagi kita semua😁 supaya semangatnya seperti pemuda pemudi pejuang Allah SWT berapapun umurnya saya panggil youngsterfillah hhe✌
Ketemu lagi nih dengan penulis muda yg sedang belajar, ya belajar karena sejatinya kalo mau berkembang itu harus terus belajar ya bukan diem dan males malesan😥 belajarlah sampai umurmu mengatakan berhenti belajar alias Meninggal😆
Oke kali ini saya mau sedikit cerita nih tentang suatu pulau di Indonesia seperti biasa kita akan ambil hikmah dari cerita yang sudah disampaikan supaya jadi pelajaran bagi kita semua khususnya buat saya umumnya bagi kita semua ya youngsterfillah 😉
Saya baca di berita, pulau ini dinamakan pulau bungin, wah nama yang unik ya. Bertempat di Nusa Tenggara Barat man-teman, jauh juga ya susah kalo mau main kesana😅
Tapi sayangnya pulau tersebut sedang dalam masalah dikarenakan padatnya penduduk dan pemukiman,  bayangkan saja pulau yg terbentuk dari pasir dan karang kini diatasnya banyak rumah dan manusia yang tinggal disana, belum lagi hewan ternak. Setiap harinya penduduk disana berprofesi sebagai Nelayan, namun fakta menarik jika di pulau bungin, air bersih sangat suling ditemukan dan banyak sampah yang berserakan sampai-sampai kambing aja makan plastik dengan lahap disangkanya rumput yang bergoyang... walah  ini kalo kambingnya di konsumsi rasanya kaya gimana ya 😅bahaya ini bisa meracuni manusianya juga..hmm😥
Semakin bertambahnya penduduk semakin bertambahnya kebutuhan pemukiman warga, akan tetapi di pulau terpencil seperti bungin, jika mau menambah lahan harus membuat reklamasi , namun dilarang oleh pemerintah karena akan merusak ekosistem, bagaimana tidak laut laut disekitarnya akan terus terkikis yang mengakibatkan ketidaksembangan antara daratan dan perairan, nanti ikan ikannya habis lagi, Bu Susi bisa-bisa turun tangan ini "Tenggelamkan" katanya, bisa kasus baru pulau ditenggelamkan 😂waduhhh😲

Sahabat youngsterfillah,  dari secuplik cerita dan fakta diatas tentang pulau bungin, ada hal menarik yang coba saya ambil nih, berkaitan dengan alam dan berbagai macam persoalannya.
Alam diciptakan oleh Tuhan sang maha Khaliq(pencipta) dengan begitu seimbang nya,  mereka bekerja sesuai dengan fungsi penciptaan nya,  ga berlebihan dan engga juga kekurangan, jadi Allah SWT udah bikin seluruh alam semesta ini dengan sistem keseimbangan yang sangat sempurna lah pokoknya,  tapi kita sebagai manusia nih diciptakan oleh Allah punya potensi yang membuat mereka disebut makhluk yang mulia dibanding dengan makhluk lainnya, bagaimana tidak Allah kasih akal ke manusia perasaan dan komponen komponen lainnya,  tpi yang membedakan dengan makhluk lainnya adalah akal mereka yang mampu berpikir logis dan perasaan yang mampu merasakan keadaan sekitar. Namun jika manusia tidak mempergunakan potensi tersebut atau malah menyalahgunakannya akan berakibat fatal, seperti merusak lingkungan sekitar demi kepentingan manusia itu sendiri,  seperti contoh cerita dan fakta tentang pulau bungin karena dorongan kebutuhan dan kepentingan pribadi, ekosistem lingkungan menjadi terganggu. Dan itu berdampak kemanusia lagi istilahnya feedback dari apa yang manusia itu lakukan seperti gaada air bersih, makanan susah, lingkungan yang ga bersih yang buat ga nyaman dan lain sebagainya.
Maka sebenarnya manusia diberi 2 pilihan disini antara merusak lingkungan atau melestarikan dan menjaga lingkungan, pastinya yang Allah SWT manusia bisa melestarikan lingkungan agar tetap seimbang meskipun oleh manusia gunakan, tapi digunakan tidak berlebihan dan tidak juga kekurangan seperti yang Allah jelaskan di surat Ar-Rahman ayat 8-9 yang isinya "Agar kamu tidak merusak keseimbangan itu, dan tegakkan lah keseimbangan itu dengan adil dan janganlah kmu mengurangi keseimbangan itu"
Sangat jelas perintah yang satu ini karena kalo dipikir lagi pake akal kita bener juga klo kita melakukan  yang tidak semestinya pasti merugikan diri sendiri juga iyakan?
Nah jadi melestarikan itu lebih baik daripada merusak, dan nilai pahalanya juga sangat tinggi karena dapat manfaatnya turun  temurun, akan tetapi sebaliknya jika kita merusak, hati hati nih bisa jadi dosa turun temurun juga karena merugikan generasi ke generasi😨😨
Mudah mudahan kita sama sama menjadi manusia yang dapat melestarikan alam dan bertindak selayaknya manusia sebagaimana fungsinya... aamiin🙏

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pentingnya hidup sederhana

Islam dan kehidupan : islam menciptakan kebersamaan

Sistem sempurna kehamilan, penambahan keimanan