Bagaikan buih dilautan
13 September 2018
Bersabda Rasulullah shollallahu ’alaih wa sallam “Hampir tiba masanya kalian diperebutkan seperti sekumpulan pemangsa yang memperebutkan makanannya.” Maka seseorang bertanya: ”Apakah karena sedikitnya jumlah kita?” ”Bahkan kalian banyak, namun kalian seperti buih mengapung. Dan Allah telah mencabut rasa gentar dari dada musuh kalian terhadap kalian. Dan Allah telah menanamkan dalam hati kalian penyakit Al-Wahan.” Seseorang bertanya: ”Ya Rasulullah, apakah Al-Wahan itu?” Nabi shollallahu ’alaih wa sallam bersabda: ”Cinta dunia dan takut akan kematian.” (HR Abu Dawud 3745)
Ada beberapa pelajaran penting yang dapat kita tarik dari hadits ini:
Pertama, Nabi shollallahu ’alaih wa sallam memprediksi bahwa akan tiba suatu masa dimana orang-orang islam akan menjadi kumpulan manusia yang menjadi rebutan ummat lainnya. Mereka akan mengalami keadaan yang sedemikian memprihatinkan sehingga diumpamakan seperti suatu porsi makanan yang diperbutkan oleh sekumpulan pemangsa. Artinya, pada masa itu kaum muslimin menjadi bulan-bulanan kaum lainnya. Hal ini terjadi karena mereka tidak memiliki kemuliaan sebagaimana di masa lalu. Mereka telah diliputi kehinaan.
Kedua, pada masa itu muslimin tertipu dengan banyaknya jumlah mereka padahal tidak bermutu. Sahabat menyangka bahwa keadaan hina yang mereka alami disebabkan jumlah mereka yang sedikit, lalu Nabi shollallahu ’alaih wa sallam menyangkal dengan mengatakan bahwa jumlah muslimin pada waktu itu banyak, namun berkualitas rendah.
Sahabat youngsterfillah, dari hadits tersebut kita bisa melihat realitas umat islam jaman now, dimana umat islam seperti buih dilautan, hari ini umat islam sangatlah banyak namun sedikit sekali yang mengetahui kebenaran yang ada didalam ajaran islam, bahkan ada juga yang mengetahui namun tidak menjalankan kebenaran tersebut, sungguh ironi kita melihatnya seolah-olah islam adalah agama yang keliru, padahal orang muslimnya saja yang tidak mengetahui ajaran islam yang sebenarnya. Seharusnya umat islam sendiri perlu mengetahui hal mendasar, seperti pemahaman dimulai dari mengenal Tuhan sampai meluruskan tujuan hidup , bagai bangunan yang kokoh, pasti memiliki tiang-tiang yang kuat sama hal nya kita disini memperkuat tiang-tiang keimanan dengan ilmu pengetahuan agama lebih dalam sehingga dalam menjalankan segala prilaku lebih terarah dan dapat membedakan mana yang benar mana yang salah. Jangan sampai kita termasuk kedalam umat islam yang ada didalam hadits rasul, dimana mereka terombang ambing oleh rusaknya masyarakat, dan banyak seperti buih namun kualitasnya sangat rendah, kalah bersaing dengan umat yang selainnya, Allah memotivasi didalam Al-Quran “Janganlah kamu bersikap lemah, dan janganlah (pula) kamu bersedih hati, padahal kamulah orang-orang yang paling tinggi (derajatnya), jika kamu orang-orang yang beriman.” (QS Ali Imran ayat 139)
Semoga suatu saat nanti kita bisa menjadi orang orang yang ditinggikan derajatnya oleh Allah SWT.
Salam Youngsterfillah 💪
#komunitasonedayonepost #ODOP_6

Keren,dapet tambahan ilmu
BalasHapusAlhamdulillah
HapusSo deep 😢
BalasHapusAamiin yaa Allah.
BalasHapusJadi nambah ilmuu
BalasHapusAamiin...
BalasHapusdear all...tetap semangat menjadi orang islam yang berkualitas
BalasHapus