Islam dan kehidupan : islam menciptakan kebersamaan



Allah SWT adalah Tuhan yang Maha segalanya, segala yang ada dialam semesta ini semuanya sistem yang diciptakan oleh-Nya dengan dasar keseimbangan dan memiliki fungsi masing-masing. Salah satu kekuasaan-Nya adalah mengutus seorang manusia yang menjadi penyelamat bagi umat manusia lainnya yaitu Nabi Muhammad SAW.

Di wawancara kedua, saya mencoba untuk mewawancarai teman kerja saya di salah satu perusahaan. Berikut profil beliau.

-Nama : Alifa Rahma Safitri
-Tempat, tanggal lahir: Mojokerto, 16 November 1994
-Umur : 24 Tahun
-Riwayat pendidikan :
TK BA Brawijaya
SD MIN Malang 1
SMP 8 Malang
SMA 8 Malang
Universitas Brawijaya jurusan pangan
-Pekerjaan : Riset and Development
Beliau lahir di Mojokerto namun besar di Malang dan bersekolah sampai kuliah. Setelah lulus dari kuliah 2016 silam beliau langsung merantau ke Bandung dan langsung bekerja di salah satu perusahaan.

Saya coba menanyakan hal-hal yang berkaitan dengan kehidupan beliau dan dihubungkan dengan islam sebagai agama yang dianutnya. Saat saya tanya tentang mengaji, beliau menjawab pengalaman yang pernah dialami saat kecil "dulu saya mengaji waktu masih anak kecil, di Malang anak-anak yang bisa baca setiap hari ngaji rame-rame cuman dibagi kelas dari TK sampai SMP. Tapi setelah berapa lama izin ngaji karena sekolah terus jadi ga ngaji lagi, cuman jadinya ngaji di rumah bareng keluarga. Ngaji gitu terus sampai lulus kuliah,"

Ternyata dari pertanyaan mangaji ini, beliau mengingat masa-masa mengaji saat kecilnya bagaimana nilai-nilai islam mulai ditanamkan sejak usia dini agar setelah dewasa dapat menjadi moral, terbukti hingga kuliah beliau mengaji, setelah itu saya bertanya tentang lingkungan disekolah nya dulu, dia menjawab kalo disekolah nya dulu pas SMA suka baca surat yasin setiap pagi dihari jumat dan melakukan do'a bersama-sama.

Selanjutnya saya pun bertanya makna hidup beliau, dengan keadaannya merantau di Bandung sendiri tanpa orang tua. Dan beliau memaknai hidup itu harus bermanfaat ke orang lain, semaksimal mungkin apa yang kita lakukan harus menimbulkan Impact terhadap orang lain. Dari sini saya coba perdalam apa ada tanaman nilai dari orang tua? ternyata tidak ini murni pemikiran sendiri, beliau merasa dengan bermanfaat bagi orang lain hidup itu jadi bermakna.

Setelah itu, saya bertanya keterhubungannya dengan islam. Beliau menjawab pastinya memang ini semua berhubungan dengan islam, islam mengajarkan jujur, terus tidak boleh ingin terus dianggap benar apalagi saat berdebat dan semua aspek dalam hidup itu islam yang mengajarkannya supaya menjadi sebuah kesatuan moralitas yang baik. Dari pernyataan beliau ini, beberapa yang disebutkan memang diajarkan oleh islam bahkan dicontoh oleh Nabi Muhammad SAW, bagaimana moral kita yang terjaga dan membuat orang lain tidak dirugikan bahkan yang lebih baiknya orang lain akan terbawa kebaikannya.

Terakhir beliau cerita bagaimana islam di Jawa Timur, ditempat beliau tinggal yaitu Kota Malang banyak sekali budaya yang berhubungan dengan islam. Bahkan menurut beliau budaya islam disini membuat masyarakatnya beribadah bersama-sama, berbeda dengan di Jawa Barat yang menurut dia kurang kebersamaan dalam ibadahnya. Contoh di Jawa Timur budaya islam yang sering diadakan yaitu magengan sebelum bulan puasa, bagi-bagi makanan ke tetangga. Terus Tahlilan sering digilir setiap rumah menambah kebersamaan tiap rumah. Kupatan menjadi acara setelah lebaran, bukan hanya saat lebaran tapi setelah lebaran pun masih berlanjut.

"Islam mengajarkan kebersamaan, dengan adanya islam kebersamaan menjadi lebih kuat dan nyata"
-Mbak Alifah



Kesimpulan yang saya ambil dari wawancara kali ini, Mbak Alifah meskipun dari pengakuannya jarang mengaji setelah dewasa namun karena tanaman nilai islam sewaktu kecil memberikan pemikiran yang positif bagi beliau yaitu prinsip hidup bermanfaat bagi orang lain. Didalam sebuah hadits yang sangat terkenal isinya seperti ini "Khairunnas anfauhum linnas"
Sebaik-baiknya manusia ialah yang bermanfaat bagi orang lain.
ini yang menjadikan islam yang sebenarnya mengajarkan kepedulian dan sebuah dampak positif bagi orang lain dan lingkungan sekitar. Selain itu pula ternyata didaerah Indonesia Timur tepatnya di Jawa Timur memang sangat kuat budaya islamnya bahkan budaya islam disana masih dilestarikan. Dengan begitu, masyarakat menjadi lebih kuat ukhuwah islamiyahnya dan itu menandakan islam sangat berpengaruh terhadap kehidupan sosial dimasyarakat agar menjadi harmonis dan seimbang, maka islam dan kehidupan saling berkaitan.

#wawancara
#ODOPbatch6
#nonfiksi

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pentingnya hidup sederhana

Sistem sempurna kehamilan, penambahan keimanan