Bahaya kecanduan dan solusi mengatasinya


Berbicara mengenai kebersihan pikiran disini berarti berbicara tentang kebiasaan atau perilaku yang mengarah pada terkontaminasinya pikiran oleh hal-hal buruk, yang akibat buruknya mengarah pada kecanduan. Pikiran yang kecanduan atau mengarah pada kecanduan biasanya mengalihkan kewajiban-kewajibannya demi kesenangan semu yang dicandukan. Sederhananya kecanduan bermula akibat dorongan manusia untuk mencari kebahagiaan dengan cara keliru. Akibat berbagai macam faktor, biasanya kebahagiaan yang dinikmati adalah kebahagiaan yang instan yang dapat segera terpenuhi dan menimbulkan efek bahagia, tanpa harus bekerja keras mendapatkannya.

Karena menimbulkan kenikmatan yang mudah, maka otak memerintahkan secara bawah sadar untuk melakukan perbuatan tersebut berulang kali. Semakin sering dilakukan, maka otak akan membentuk senyawa kimia yang memprogram otak secara otomatis agar perilaku tersebut menjadi kebiasaan. Kebiasaan yang sudah menjadi candu biasanya dilakukan secara berlebihan dan tidak kenal waktu. Otomatis, energi dan kefokusannya dihabiskan terhadap aktivitas tersebut. ketika dihadapkan pada kewajiban lainnya, biasanya tidak akan optimal dan cenderung diabaikan. Efeknya, muncul ketidakseimbangan antar perilaku hidupnya. Misalnya sering merasa kelelahan, kacaunya jam biologis, kacaunya pola makan, stress, bahkan depresi.

Contoh perilaku kecanduan atau mengarah pada kecanduan diantaranya intens bemain games, menonton video porno, psikotropika (merokok, ngelem, dan lain sebagainya), chat gak jelas dengan beberapa lawan jenis, menonton drama korea/serial hingga begadang, dan lain sebagainya
Sebelum segala sesuatunya menjadi kearah kecanduan, ada baiknya perlu mempertanyakan aktivitas-aktivitas yang berpotensi membentuk kecanduan. Juga dengan menguatkan kesadaran, diantaranya :

Sadari dulu jenis arah kecanduannya
Orang yang merasa kecanduan cenderung menolak menerima kenyataan kalau dia mengalami kecanduan. Sebelum merasa kecanduan, terlebih dahulu sadari kondisi diri, seperti pertanyaan kegiatan non-produktif apa yang dilakukan lebih dari dua-tiga jam setiap harinya? Sadarkah saya efek buruk yang terjadi jika terus melakukan hal tersebut? mengapa saya rutin melakukan hal tersebut? pertanyaan –pertanyaan semacam itu perlu dijawab guna menyadari dari serangkaian kegiatan yang dilakukan, manakah yang mengarah pada kecanduan yang sifatnya negatif.

Membangun kesadaran
Banyak orang bilang perubahan itu yang penting niatnya. Sebenarnya tidak sepenuhnya benar dan tidak sepenuhnya salah. Di satu sisi, pernyataan tersebut cenderung terlalu umum, perlu dikonkritkan sekonkrit mungkin. Karena Cuma dengan ucapan niat, ‘besok saya berubah’, besok saya tidak akan anu, biasanya cenderung sulit tercapai. Semakin abstrak gambaran yang dituju biasanya semakin abstrak pula motivasi yang terbangun.

Untuk itu, perlu mengikuti metode seperti dalam observasi dunia; yaitu mengkonkritkan perhitungan antara manfaat, mudhorat, yang dikaitkan dengan orientasi hidup. Sebisa mungkin sedetail mungkin dengan menganalisis dampak-dampaknya dari berbagai sisi. Dari sisi psikologis, fisiologis, prestasi, kedosaan, peran. Ditambah, dengan melakukan abstraksi maksimal atau bahkan ekstrim jika kecanduan ini terus dilakukan

Misalnya dalam kecanduan dalam game, cara perhitungan efek psikologis berdampak adanya efek ketagihan atau gelisah jika lama tidak bermain game, atau baru bisa terpuaskan bila sudah berjam-jam bermain demi meningkatkan level atau reward tertentu. Biasanya efek psikologis berdampak pula pada fisiologis, seperti kurang nafsu makan, sakit perut, keringetan, dls yang menimbulkan perasaan tidak nyaman. Secara prestasi, cenderung akan kesulitan mengerjakan tugas-tugas sekolah karena dari segi waktu tersita dan gagal fokus. Jangankan prestasi, sekedar untuk memenuhi pengerjaan tugas bisa jadi kelabakan. Dan juga prestasi lainnya karena sudah kehabisan energi dan konsentrasi untuk optimal.

Dari segi kedosaan apalagi. baik dari sisi kesia-siaan dan juga tidak ada pahala yang terbentuk akibat aktivitas tersebut. Tidak ada peran ya

g dilakukan, tidak ada kontribusi, yang ada hanya mengejar kesenangan semu.  Pada sisi ekstrim, saking kecanduannya ada yang meninggal karena terlalu lama bermain game hingga puluhan jam karena bernafsu mengejar reward yang ditawarkan. Atau ada juga pernah kejadian menghabiskan jutaan rupiah demi sebuah game, hingga berbohong dan menggunakan uang spp hanya untuk membeli item tertentu. Bayangkan jika peristiwa tersebut terjadi pada diri kita? Abstraksikan jika dari segala umur yang dimiliki nyatanya hanya berlumur dosa.  Naudzhubillah..

Membentuk kebiasaan baru.
Setelah menemukan formula rasional untuk membangun kesadaran, maka tahap berikutnya dalah senantiasa menginternalisasikan formula tersebut diiringi dengan membangun kebiasaan baru/positif. Kebiasaan ini yang menguatkan secara bawah sadar dan alam sadar. Dalam suatu penelitian menunjukan, suatu kebiasaan baru dapat dibentuk/digantikan jika sudah dilakukan selama 28 hari berturut-turut. Oleh karena itu, untuk merubah kebiasaan mencandu tersebut bisa dilakukan dengan mengganti kebiasaan yang positif. Tak lupa diiringi dengan menguatkan diri dalam pengondisian yang kuat dengan nilai-nilai. Sehingga akan terasa sungkan atau tidak enak, sekaligus menguatkan mental diri agar tidak kembali pada kebiasaan yang salah. Pada mulanya akan terasa sulit. Seiring dengan ketekunan dan kesungguhan untuk melepaskan diri dari kemudhoratan, insya Allah proses perubahannya akan terasa. Kuncinya adalah menikmati setiap proses perubahan, baik sulit maupun mudah.

Sebelum semuanya terlambat dan menjadi candu, sebenarnya cara yang paling ampuh adalah menjauhkan diri dari kecanduan sama sekali. Contohnya pada kebiasaan, seperti terkait seksualitas, psikotropika, dan kebiasaan yang menjurus pada kriminalitas lainnya. Sebelum semuanya terbentuk menjadi kecanduan, baiknya semenjak dini menjauhkan diri dari kebiasaan tersebut dan mendekatkan diri pada kebiasaan yang produktif dan bernilai amal ibadah.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pentingnya hidup sederhana

Islam dan kehidupan : islam menciptakan kebersamaan

Sistem sempurna kehamilan, penambahan keimanan