Jalan yang mendaki dan sulit
وَهَدَيْنَاهُ النَّجْدَيْنِ
Dan Kami telah menunjukkan kepadanya dua jalan,
فَلَا اقْتَحَمَ الْعَقَبَةَ
Tetapi dia tiada menempuh jalan yang mendaki lagi sukar.
وَمَا أَدْرَاكَ مَا الْعَقَبَةُ
Tahukah kamu apakah jalan yang mendaki lagi sukar itu?
فَكُّ رَقَبَةٍ
(yaitu) melepaskan budak dari perbudakan,
أَوْ إِطْعَامٌ فِي يَوْمٍ ذِي مَسْغَبَةٍ
atau memberi makan pada hari kelaparan,
يَتِيمًا ذَا مَقْرَبَةٍ
(kepada) anak yatim yang ada hubungan kerabat,
أَوْ مِسْكِينًا ذَا مَتْرَبَةٍ
atau kepada orang miskin yang sangat fakir.
ثُمَّ كَانَ مِنَ الَّذِينَ آمَنُوا وَتَوَاصَوْا بِالصَّبْرِ وَتَوَاصَوْا بِالْمَرْحَمَةِ
Dan dia (tidak pula) termasuk orang-orang yang beriman dan saling berpesan untuk bersabar dan saling berpesan untuk berkasih sayang.
أُولَٰئِكَ أَصْحَابُ الْمَيْمَنَةِ
Mereka (orang-orang yang beriman dan saling berpesan itu) adalah golongan kanan.
Qur'an surat Al-Balad ayat 10-17, makna yang sangat dalam yang coba Allah SWT sampaikan kepada manusia lewat malaikat jibril.
Setiap umat islam, jika ditanya pastilah ingin masuk surga, bahkan serusaknya dia pasti jawabannya demikian, tapi banyak yang meremehkan jalan menuju surga seolah-olah mudah rasanya masuk kesurga itu, cukup dengan beragama islam dan shalat 5 waktu dikerjakan selebihnya duniawi yang dikejar, akhirnya seolah-olah membedakan antara agama dan duniawi, padahal semuanya berhubungan jika kita kaji kembali.
Seperti halnya firman Allah SWT ini, Allah SWT hendak memberikan peringatan kepada manusia bahwa jika ingin menjadi ahli surga atau golongan kanan saat hari akhir nanti, tempuhlah jalan yang mendaki juga sukar atau sulit, apa saja?
Kata Allah SWT "Melepaskan budak dari perbudakan, memberi makan pada hari kelaparan, kepada anak yatim atau orang miskin yang sangat fakir juga orang yang selalu mengingatkan untuk bersabar dan saling berkasih sayang untuk beramal shalih"
Serangkaian jalan yang mendaki itu bukan hanya perintah yng terpisah-pisah melainkan ada arah perintah yang Allah perintahkan yaitu memperbaiki masyarakat jahiliyah atau rusak supaya menjadi masyarakat yang lebih baik lagi dan seimbang.
Sahabat youngsterfillah, inilah yang perlu kita ketahui bahwa jalan mendaki dan sulit untuk menuju surga tersebut ialah memperbaiki masyarakat menjadi seimbang, memang tidak mudah butuh keistiqomahan dan kerja sama antar manusia yang sama tujuannya, tapi itulah yang bernilai tinggi dimata Allah SWT, karena imbasnya bukan cuman untuk diri sendiri saja tapi untuk generasi yang akan datang.
#ODOP_6
#komunitasonedayonepost
Dan Kami telah menunjukkan kepadanya dua jalan,
فَلَا اقْتَحَمَ الْعَقَبَةَ
Tetapi dia tiada menempuh jalan yang mendaki lagi sukar.
وَمَا أَدْرَاكَ مَا الْعَقَبَةُ
Tahukah kamu apakah jalan yang mendaki lagi sukar itu?
فَكُّ رَقَبَةٍ
(yaitu) melepaskan budak dari perbudakan,
أَوْ إِطْعَامٌ فِي يَوْمٍ ذِي مَسْغَبَةٍ
atau memberi makan pada hari kelaparan,
يَتِيمًا ذَا مَقْرَبَةٍ
(kepada) anak yatim yang ada hubungan kerabat,
أَوْ مِسْكِينًا ذَا مَتْرَبَةٍ
atau kepada orang miskin yang sangat fakir.
ثُمَّ كَانَ مِنَ الَّذِينَ آمَنُوا وَتَوَاصَوْا بِالصَّبْرِ وَتَوَاصَوْا بِالْمَرْحَمَةِ
Dan dia (tidak pula) termasuk orang-orang yang beriman dan saling berpesan untuk bersabar dan saling berpesan untuk berkasih sayang.
أُولَٰئِكَ أَصْحَابُ الْمَيْمَنَةِ
Mereka (orang-orang yang beriman dan saling berpesan itu) adalah golongan kanan.
Qur'an surat Al-Balad ayat 10-17, makna yang sangat dalam yang coba Allah SWT sampaikan kepada manusia lewat malaikat jibril.
Setiap umat islam, jika ditanya pastilah ingin masuk surga, bahkan serusaknya dia pasti jawabannya demikian, tapi banyak yang meremehkan jalan menuju surga seolah-olah mudah rasanya masuk kesurga itu, cukup dengan beragama islam dan shalat 5 waktu dikerjakan selebihnya duniawi yang dikejar, akhirnya seolah-olah membedakan antara agama dan duniawi, padahal semuanya berhubungan jika kita kaji kembali.
Seperti halnya firman Allah SWT ini, Allah SWT hendak memberikan peringatan kepada manusia bahwa jika ingin menjadi ahli surga atau golongan kanan saat hari akhir nanti, tempuhlah jalan yang mendaki juga sukar atau sulit, apa saja?
Kata Allah SWT "Melepaskan budak dari perbudakan, memberi makan pada hari kelaparan, kepada anak yatim atau orang miskin yang sangat fakir juga orang yang selalu mengingatkan untuk bersabar dan saling berkasih sayang untuk beramal shalih"
Serangkaian jalan yang mendaki itu bukan hanya perintah yng terpisah-pisah melainkan ada arah perintah yang Allah perintahkan yaitu memperbaiki masyarakat jahiliyah atau rusak supaya menjadi masyarakat yang lebih baik lagi dan seimbang.
Sahabat youngsterfillah, inilah yang perlu kita ketahui bahwa jalan mendaki dan sulit untuk menuju surga tersebut ialah memperbaiki masyarakat menjadi seimbang, memang tidak mudah butuh keistiqomahan dan kerja sama antar manusia yang sama tujuannya, tapi itulah yang bernilai tinggi dimata Allah SWT, karena imbasnya bukan cuman untuk diri sendiri saja tapi untuk generasi yang akan datang.
#ODOP_6
#komunitasonedayonepost

Komentar
Posting Komentar
Terimakasih sudah berkunjung diblog saya..
Saran dan kritik yang membangun dikolom komentar sangat bermanfaat bagi proses belajar saya...
Berdiskusi bisa dikolom komentar...