Menjadi pribadi yang evaluatif
11 September 2018
Assalamualaikum Youngsterfillah, kembali lagi di blog kami yang selalu menyediakan tulisan-tulisan berhikmah terutama bagi kehidupan yang kita jalani. Kali ini saya mau membahas tentang peristiwa-peristiwa yang pernah saya alami nih sahabat. apa itu?
Sudah 1 bulan saya bekerja, bekerja dimana? disuatu pabrik pokoknya mah ya. Ada beberapa prilaku yang saya liat apalagi dilingkungan perusahaan ya, tak jarang saling senggol demi kedudukan dan materialis yang dikejar jadi jika ada masalah jatuhnya saling menyalahkan tanpa mencari tau letak kesalahannya dimana.
Hm..kira-kira kalian nih yang udah kerja dan bekerja diperusahaan sama enggak ya seperti yang saya alami ini? prediksi saya ada kesamaan sih, kenapa ya ada budaya seperti itu?
Kalau saya coba analisis ya, penyebabnya bisa dari dalam diri kita yang kurang evaluatif dan memiliki harga diri yang tinggi. Enggak mau tuh kalo disalahin, maunya tuh kita paling bener, orang lain yang salah dan seneng melihat orang lain berbuat kesalahan.
Apalagi ditambah pemikiran materialis, ya enggak diliat lagi tuh mana kawan mana lawan, keliatannya lawan semua dimatanya.
Jadi kalau yang pernah dialami penulis, kalau ada salah dan temen kita ngingetin tuh rasanya kaya enggak terima aja gitu, pasti nanti jatuhnya pembenaran diri atau rasionalisasi supaya diri kita bener padahal realitasnya kita salah.
Sahabat youngsterfillah, pribadi yang seperti ini sangat sulit mencapai kesuksesan karena nantinya akan sulit membangun relasi dengan yang lainnya. Teman kerja, bos dan yang lainnya akan menilai kamu keras kepala dan tidak evaluatif, sulit dapat kepercayaan kalau sudah seperti itu.
Maka saran saya, sebagai manusia kita harus senantiasa mengevaluasi diri kita baik saat mendapat kesalahan maupun tidak, sebab hakikatnya manusia itu tidak luput dari kesalahan.
Saat kita memiliki kesalahan dan memang objektifnya salah sudah teruji maka beranilah untuk mengakui dan berjanji akan memperbaiki juga bertanggung jawab atas kesalahan yang kamu perbuat.
Jadi yuk sama-sama menjadi pribadi yang evaluatif, tidak mementingkan ego diri sendiri tapi peningkatan kualitas diri.
Salam youngsterfillah...
#onedayonepost #ODOP_6


menjadi pribadi yang evaluatif artinya siap menerima saran & kritikan, meski kadang pedesssss :D
BalasHapusHhe bener banget, biar ga pedes di kecapin aja teh😂
HapusKudu jadi manusia yg bijaksana.. Nice..
BalasHapusPastinya👍👍
HapusKalau dikritik siap ya hehe
BalasHapusKritikan adalah sebuah Power, yng membuat diriku semakin kuat😁
HapusKeren tulisannya mas,
BalasHapusTerimakasih sudah mengingatkan..
Tapi aku kalau di kritik gak baperan kok orangnya, apalagi abis dikritik ditraktir makan
Mau bgt
Hehe
Waduh kayanya ini mah di kritik sama pengkritik makanan. .wkwk
Hapus