Terapi Al-Quran untuk kesehatan, bagaimana penjelasannya?



  Segala rahmat dan karunia selalu mengalir setiap hari, Dia yang selalu mengawasi semua mahkluknya tanpa lelah dan beristirahat. Allah SWT Tuhan yang Maha segalanya yang terus mengawasi kita setiap waktu dan membuat sistem pencatatan oleh malaikat pencatat amal baik dan amal buruk sehingga apapun yang kita lakukan pastinya tidak luput dari pengawasan-Nya. Beruntunglah kita yang masih mencari kebenaran, mengimaninya dan mengamalkannya karena nilai-nilai kebenaran yang diperjuangkan oleh para Rasul dan sahabatnya sangat sulit didapat apabila diri kita dikuasai oleh hawa nafsu.
  Didalam masyarakat islam, banyak yang memandang bahwa Al-Qur’an dapat menjadi obat namun saya menemukan pandangan bahwa setiap penyakit dapat diobati dengan bacaan Al-Qur’an. Pernah penulis mendengarkan pendapat dari seseorang tentang Al-Quran yang dapat menyembuhkan segala penyakit. Namun penulis disini memikirkan, bagaimana memang mekanisme Al-Quran ini dapat menyembuhkan segala penyakit, seperti Tumor, kanker dan penyakit berat yang lainnya? Kok bisa ya atau memang pendapat tersebut perlu di pahami kembali karena meskipun Al-Qur’an ini kitab suci namun apakah fungsinya sampai bisa menyembuhkan segala penyakit terutama fisik?
   Pendapat penulis tentang argumen tersebut berbeda, penulis memiliki pendapat tersendiri terutama setelah mempelajarinya didalam kajian ilmiah yang pernah penulis ikuti beberapa waktu lalu.
1.       Pendapat pertama, penulis setuju jika Al-Qur’an bisa menjadi obat bagi manusia, namun tidak semua penyakit penulis beranggapan Al-Quran dapat menjadi obat bagi ketenangan jiwa manusia terutama mereka yang beriman kepada Allah SWT. Bukan hanya dari bacaannya saja, namun ayat Al-Quran banyak juga yang membahas tentang motivasi bagi mereka yang beriman dan ancaman bagi mereka yang berbuat kerusakan. Sehingga dalam keadaan kita tertekan, psikologis kita terserang sehingga diri kita berpotensi stress dengan membaca Al-Quran bukan hanya Arabnya saja namun dengan terjemahannya bahkan bisa dengan tafsirnya akan membuat diri kita teringat kembali akan nilai-nilai islam, contohnya saat kita ditimpa masalah yang berat dengan membaca Al-Quran bisa membangkitkan motivasi kita untuk bangkit kembali dan menyelesaikan masalah tersebut, bisa dikutip surat Al-Baqarah ayat 286 dan surat Al-Insyirah dan masih banyak ayat lagi yang bisa membuat motivasi kita meningkat kembali.
2.       Pendapat kedua, penyakit fisik yang kita alami belum tentu dapat disembuhkan lewat bacaan Al-Quran. Dibutuhkan jalan yang lebih tepat untuk mengobati penyakit fisik yang kita alami seperti kedokter dan membeli obat. Ini memang harus kita pahami, karena keajaiban Al-Quran bukan untuk menjadikan penyakit fisik kita sembuh melainkan menjadi petunjuk bagi mereka yang beriman serta motivasi hidup bagi mereka yang berputus asa, selain itu menjadi peringatan bagi mereka yang ingkar kepada Allah. Sehingga perlu dipahami pula, fungsi diturunkannya wahyu yang diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW, dan saya pun belum pernah mendengar sejarah Nabi Muhammad SAW dapat menyembuhkan segala penyakit hanya dengan membacakan Al-Quran kepada sang pasien, ini yang perlu disoroti.
Itulah kedua pendapat yang saya coba bagikan kepada pembaca, bukan maksud menggurui hanya saja hal ini perlu sama-sama kita maknai maksudnya. Sebagai umat islam yang beriman kepada Allah SWT, Al-Quran dapat menjadi obat psikologi kita supaya diri kita menjadi sehat secara rohani, jika rohani kita sehat maka insyaallah akan terpengaruh fisik kita pula yang terjauhi dari segala penyakit, dan akan semakin kuat kita dalam menjalani hidup didunia dengan sering membaca Al-Quran dan memahaminya dengan mengkaji. Wallahualam…

#nonfiksi
#ODOPbatch6
#Opinikesehatan

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pentingnya hidup sederhana

Islam dan kehidupan : islam menciptakan kebersamaan

Sistem sempurna kehamilan, penambahan keimanan