Teori Inspirasi Bukan Konspirasi

 


   Kembali lagi setelah 2 tahun tidak menulis, untung saja blog ini tidak sampai berdebu dan dipenuhi sarang laba-laba. Selama 2 tahun ini berbagai pengalaman telah dilewati, bukan berarti pamit dan kembali lagi namun kali ini datang dengan sebuah ide penulisan yang temanya kehidupan beserta sistem yang begitu kompleksnya di dunia ini yang diciptakan oleh Tuhan yang Maha Esa. 

    Setelah postingan sebelumnya yang bertemakan Islami dan remaja, tidak jauh memang dari hal tersebut karena masih berkaitan dengan kehidupan hanya di arahkan pada satu tema yang mencangkup yang lainnya termasuk islam dan remaja. Dengan berbekal pengalaman di dunia masyarakat terutama keadaan teraktual dengan kesibukan bekerja sambil kuliah serta mengabdi di Yayasan supaya rutinitas terasa bermakna. Muncul sebuah ide yang didasari untuk peningkatan skill menulis juga mencurahkan isi pikiran kedalam tulisan, lalu seperti apa isi dari otak ini?

   Belakangan ini, bermunculan sebuah opini dari berbagai kalangan masyarakat tentang sudut pandang masalah yang sedang dihadapi. Yang teraktual masalah virus Covid-19 dimana manusia dituntut untuk menjaga dirinya dengan hidup sehat agar mencegah terserang virus ini. Tak hanya itu darurat virus ini sudah menyebar hampir ke seluruh penjuru dunia dengan banyaknya informasi di media sosial. Dengan adanya informasi ini dapat mempermudah masyarakat mempelajari bahaya dari virus Covid-19 ini.

  Namun bersamaan dengan itu, bermunculan juga teori yang membagi opini masyarakat bahkan influencer sebagai yang di sorot oleh publik turut menyumbangkan pendapatnya. Ya teori konspirasi, sebenarnya teori ini sudah muncul sejak lama seperti teori konspirasi iluminati sampai saat ini berkaitan dengan Covid-19 dengan berbagai macam dugaan entah politik, keuntungan bisnis dan lain sebagainya,  yang jelas Namanya teori belum tentu benar bisa jadi salah tapi juga ada kemungkinan benar perlu data dan pengujian agar bukan hanya teori belaka yang dapat menyesatkan dan menimbulkan efek negatif.

  Yah diatas hanya latar belakang saja, sebenarnya yang ada dalam otak ini bukan membahas tentang teori konspirasi. Teori konspirasi memberikan ide yaitu “Teori Inspirasi” Siapa yang tidak butuh Inspirasi? Manusia rasanya sangat butuh inspirasi untuk menimbulkan rasa kebermaknaan dalam dirinya, menciptakan sebuah karya apalagi di tengah kehidupan dunia yang keras dan kejam ini. Dengan inspirasi manusia dapat berpikir jernih dan menciptakan sebuah karya yang bisa bermanfaat untuk masyarakat dan akan menimbulkan kebermaknaan pada dirinya. Tanpa kebermaknaan dalam menjalaninya manusia bisa hilang arah, bahkan menimbulkan depresi ekstreamnya mengakhiri hidupnya, sungguh malang jika terjadi.

  Maka semangat dalam diri ini mengarah pada kebermanfaatan dari tulisan yang coba di tuangkan ini, mungkin berkembang ke media lainnya supaya lebih bermanfaat bagi orang banyak. Sebagai sebuah gambaran, jika kita renungi inspirasi bisa datang dari mana saja, bahkan saat kita melangkahkan kaki, bernafas dengan bebas, berbicara dengan teman, melihat pemandangan, dan aktivitas lainnya jika kita ambil sudut pandang positif dan hikmahnya maka kita akan menemukan yang Namanya Teori Inspirasi, mudah tapi perlu banyak berlatih karena kita sering melupakan hal kecil yang ternyata memiliki dampak besar bagi kehidupan kita dan bisa dijadikan motivasi bagi hidup kita. Seperti apakah memang Teori Inspirasi ini ?

Jawabannya ada di postingan-postingan selanjutnya, semoga dapat memotivasi!

MuhammadJr.

Salam Berliterasi.

 

#BERLITERASI

(BERmakna KembaLI dengan TEori InspiRASI)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pentingnya hidup sederhana

Islam dan kehidupan : islam menciptakan kebersamaan

Sistem sempurna kehamilan, penambahan keimanan