KONSEP MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA DALAM KELEMBAGAAN ISLAM
Dalam kesempatan kali ini saya akan me-review jurnal penelitian dari Sri Rokhmiyati Dosen Manajemen Dakwah IAIN Salatiga yang berjudul "Konsep Manajemen Sumber Daya Manusia dalam kelembagaan Islam" untuk menjadi gambaran perihal manajemen sumber daya manusia yang ada di kelembagaan islam serta komentar yang saya coba saya sampaikan dari hasil penelitian jurnal ini.
Sumber Daya Manusia yaitu
bagian proses perencanaan strategis dan menjadi bagian pengembangan
kebijaksanaan organisasi, perencanaan perluasan lini organisasi, proses marger
dan akuisisi organisasi. Pentingnya manajemen sumber daya manusia dan fungsi
sumber daya manusia dalam Kelembagaan Islam, hal tersebut dikarenakan jika
manajemennya tidak tertata dengan baik, maka perkembangan Kelembagaan Islam
akan mengalami hambatan yang datang karena lemahnya manajerial. Sebagai suatu
proses manajemen membutuhkan desain dan strategi yang didalamnya ada ide dan
gagasan dasar lambaga yang akan dicapai melalui proses manajemen.
Untuk meningkatkan mutu
kelembagaan Islam baik sekolah Islam, madrasah, ataupun pesantren, maka seorang
pemimpin harus menyadari pentingnya visi, misi, tujuan dan sasaran yang akan
dicapai, agar proses yang dilakukan lembaga tersebut akan mempunyai arah yang
di inginkan tidak hanya proses yang berlangsung sebagai rutinitas tanpa arah
dan tujuan yang jelas.Menurut pendapat para peneliti dan teoretisi, aset Sumber
Daya Manusia dapat menjadi sumber keunggulan
kompetitif yang berkelajutan karena aset-aset manusia tersebut mempunyai
pengetahuan dan kompleksitas sosial yang sulit ditiru oleh para pesaing.
Pernyataan Kathrin Connor,
diakui bahwa hanya sebagian kecil saja hal-hal yang dilakukan organisasi tanpa
melibatkan sumber daya manusia dalam membuat perencanaan, kebijaksanaan, dan
pembentukan strategi organisasi. Isu-isu yang berkaitan dengan Sumber Daya
Manusia terus berkembang dan menyebar pada seluruh organisasi yang ada saat
ini. Konsep Manajemen Sumber Daya Manusia Manajemen merupakan salah satu sains
yang diperlukan dalam mengarahkan perubahan di masa depan dalam kehidupan suatu
bangsa. Manajemen menjadi alat untuk mencapai tujuan organisasi melalui
pemanfaatan sumber daya yang ada dalam organisasi.
Keunggulan manajemen justru
terletak pada sumber daya manusia yang profesional yang diharapkan akan dapat
menggunakan manajemen dalam mengefektifkan perubahan bagi kepentingan hidup di
masa depan. Hal ini sejalan dengan paradigma baru pendidikan Nasional yang
mengacu pada pengelolaan kelembagaan oleh Sumber Daya Manusia yang profesional,
yang menjadi satu pilar utama keberhasilan organisasi pendidikan menghasilkan
sumber daya yang bermutu.
Menurut arti istilah, banyak
pakar yang mengemukakan beragam definisi: (1) manajemen adalah ilmu dan seni
perencanaan, pengorganisasian, penyusunan, pengarahan dan pengawasan sumber
daya untuk mencapai tujuan yang sudah ditetapkan, (2) manajemen yaitu segenap
proses penyelenggaraan dalam setiap usaha kerjasama sekelompok manusia untuk
mencapai tujuan tertentu, (3) sejumlah pakar mengartikan: manajemen adalah
pencapaian tujuan yang ditetapkan lebih dulu dengan mempergunakan 235 Konsep
Manajemen Sumber Daya Manusia dalam Kelembagaan Islam kegiatan orang lain.
Jurnal ini menyajikan sebuah
realita dimana kelembagaan islam yang masih kalah saing dengan Lembaga lain.
Dalam manajerial dan leadership Lembaga islam masih stagnan dan hanya
beberapa yang berbenah, padahal islam sendiri memiliki sejarah yang baik dalam
hal tersebut dari kisah para Nabi dan Rasulnya. Ini yang menjadi bahan evaluasi
bagi Lembaga islam seperti madrasah, pesantren dan sekolah islam lainnya. Penulis
memberikan beberapa saran yang teoritis terhadap kemajuan dari kelembagaan
islam untuk menjadi lebih maju terutama dalam hal manejerial dan Leadership.
Jika melihat sejarah pesantren yang lebih dahulu muncul dibandingkan madrasah
memiliki peran penting dalam memajukan generasi penerus islam namun madrasah
yang seharusnya juga memiliki tujuan yang sama dengan pasantren yaitu sama-sama
mencerdaskan generasi islam dan memiliki akhlak yang mulia.
Penulis juga menemukan fakta
masalah yang di hadapi oleh Lembaga Pendidikan islam, yaitu dualisme dalam
kepemimpinan dimana adanya ketua madrasah atau pesantren dalam satu Lembaga
juga ada ketua Yayasan, disini yang menjadi masalahnya dimana kedua ketua
tersebut dalam satu awak kapal tidak akan bisa bersatu. Saling sikut dan takut
dalam menegur pun terjadi, ini yang mengakibatkan kemunduran dalam Lembaga
Pendidikan islam. Maka perlu adanya pembenahan dalam hal manajerial,
mengadaptasi manajerial yang ideal meskipun itu diluar dari orang islam atau
orang-orang barat. Dalam hal kepemimpinan pun harus ideal yaitu satu pemimpin
yang punya kemampuan memimpin yang baik dan skill manajerial yang baik pula.
Maka dengan demikian, Lembaga
islam terutama dalam bidang Pendidikan akan lebih terarah dan bisa bersaing
dengan Lembaga lainnya terutama dalam bidang Pendidikan dan akan memberikan output
yang baik pula. Bisa dibayangkan jika Lembaga islam maju dalam bidang
Pendidikan maka generasi penerus bangsa dan agama akan cerdas, memiliki skill
yang dibutuhkan dimasyarakat dan memiliki akhlak yang mulia seperti yang
diajarkan para Nabi dan Rasul.
Komentar
Posting Komentar
Terimakasih sudah berkunjung diblog saya..
Saran dan kritik yang membangun dikolom komentar sangat bermanfaat bagi proses belajar saya...
Berdiskusi bisa dikolom komentar...